Pernahkah Anda menemukan suatu persamaan matematika seperti 64 ≡ 24 (mod 20)? Dalam persamaan itu terdapat dua operator, yakni operator kongruen (≡) dan operator modulo (mod).
Operator modulo merupakan operator untuk memperoleh nilai sisa dari pembagian dua buah bilangan bulat. Misalkan ada pembagian 44 dengan 20. Hasil bagi antara 44 / 20 adalah 2 dengan sisa 4. Angka 4 di sini merupakan hasil operasi modulo antara 44 dan 20 atau dapat dituliskan sebagai 44 mod 20 = 4. Contoh lain dari operasi modulo: 56 mod 32 = 24, 14 mod 7 = 0.
Lalu, apakah operator kongruen (≡) itu? apakah sama dengan operator sama dengan (=)?
Untuk lebih jelasnya, ikuti ulasan berikut…
Misalkan terdapat pernyataan sebagai berikut:
A ≡ B (mod C)
Pernyataan di atas dapat dibaca sebagai “A kongruen dengan B modulo C”. Artinya nilai A modulo C sama dengan nilai B modulo C.
Sebagai contoh:
38 ≡ 14 (mod 12), karena 38 mod 12 = 2 dan 14 mod 12 = 2.
70 ≡ 35 (mod 7), karena 70 mod 7 = 0 dan 35 mod 7 = 0.
Lalu, apa sih aplikasi dari operator kongruen ini? Salah satu penggunaan dari operator kongruen adalah dalam kriptografi (pengamanan data digital).











Maret 4, 2008 pukul 6:10 pm |
Sering lupa euy operator ini…
Juni 9, 2009 pukul 7:56 am |
tolong kirimkan lagi contoh yang lainnya?
Juni 9, 2009 pukul 8:17 pm |
Contoh lainnya:
11 ≡ 6 (mod 5), karena 11 mod 5 = 1 dan 6 mod 5 = 1.
12 ≡ 7 (mod 5), karena 12 mod 5 = 2 dan 7 mod 5 = 2.
13 ≡ 8 (mod 5), karena 13 mod 5 = 3 dan 8 mod 5 = 3.
14 ≡ 9 (mod 5), karena 14 mod 5 = 4 dan 9 mod 5 = 4.
15 ≡ 10 (mod 5), karena 15 mod 5 = 0 dan 10 mod 5 = 0.